Langsung ke konten utama

Diorama Malam

aku ingin berucap padamu
dengan suara penuh keluh dan langit-langit berwarna lusuh
agar kau mampu rasa, tak hanya kata
nantinya...
kau pun akan kubawa jauh dari titik sunyi sejarah
yang lapuk
mencari bentuk akhir kisah yang terlanjur memburuk
ah, aku sekarat

lampu aku matikan. tinggal temaram
akankah kataku turut padam?
aku menepi, memejam
apakah bara di kisahmu turut padam?

derik kakimu melintas datang lagi dan
pergi lagi
menjadi dalam keributan yang sepi
aku masih ingin berucap padamu, persis seperti
guratan cerita yang kau tulis
untukku: “Sebuah cinta yang kupetik dari belaimu
dan kehangatan tubuhmu, malam itu. Dan kita tak lagi kita.”
Kediri, 27 Februari 2016
*diterbitkan dalam buku antologi puisi “Diorama Malam” oleh Oase Pustaka tahun 2015. ISBN buka 978-302-6983-48-7


Puisi karya Erina Budi Purwantiningsih (KSDP-S1 PGSD 2015)
IDLine: @erinabudi_
Ig: erinabudipurwantiningsih

No. HP: 085731330787

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LOMBA CERPEN NASIONAL MP3 FIP UM

 Syarat dan ketentuan : Peserta siswa SMA/SMK/Sederajat se-Indonesia Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat Hak cipta melekat pada penulis, tapi hak terbit menjadi hak panitia  Tanggal penting : Pengumpulan naskah 17 Juni s.d. 30 Agustus 2016 Penjurian 1 September – 7 September 2016 Pengumuman Lomba 9 September 2016  Ketentuan naskah : Karya diketik rapi dalam bentuk softfile ms.word : kertas A4, Times New Roman, font size 12, spasi 1.5, margin kiri 4cm, margin kanan 3cm, margin atas 3cm, margin bawah 3cm. Panjang naskah 3-5 halaman Karya yang dikirim tidak diperbolehkan mengandung unsur adu domba antar suku, agama, ras Karya yang dikirim harus bersifat original, dan belum pernah dipublikasikan di media apapun    Mekanisme pendaftaran lomba cerpen Peserta membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 25.000 per naskah Pembayaran dikirimkan ke rek. BRI 640501010814538 an. Armi Diah Mengirimkan segala file ke mp3fip15@gmail.com Ko...

Bagaimana mimpimu?indahkah?

Jalur SNMPTN UM. UM, universitas mahasantuy katanya.  Nyatanya, UM terkenal dengan sejuta keelokannya serta lulusan yang kompeten. Menjadikan UM sebagai salah satu kampus yang didambakan setiap generasi muda. Tak khayal banyak calon mahasiswa baru yang ingin menimba ilmu di kampus yang dulunya dikenal sebagai IKIP Malang. Sudah selayaknya bagi mahasiswa baru bersyukur atas diterimanya di kampus ini. Tapi alangkah baiknya kita sebagai mahasiswa harus lebih kritis. Namanya juga mahasiswa. Beda dengan siswa. Apalagi maba yang pikirannya masih jernih. Maka dari itu harus selektif dalam berbagai hal. Akhir-akhir ini banyak bermunculan grup whatsaap yang mengatasnamakan Diskusi Maba UM.  Namun, berisi oknum yang tidak bertanggung jawab. Mulanya mereka memberikan informasi mengenai daftar ulang dan segala tetek bengeknya. Tanpa disangka mereka juga memiliki maksud terselubung. Maka dari itu BEM BEM fakultas mengeluarkan woro-woro agar tidak sembarang masuk grup diskusi whatsaap...

Omelan Aktivis Desa

Penulis : Khoirul Muttaqin (PLS FIP 2015) Udara yang segar hujan yang indah bulan yang telah berlalu. Secuil mentari terlihat anggun dibalik gunung jauh pertanda hari baru telah datang. Kupu-kupu dan kumbang mulai menampakkan dirinya di antara bunga-bunga melati kesukaanku. Bulan ini berbeda dengan bulan yang telah berlalu. Nyanyian ketidak cocokan terus mengalir dalam benakku. Hari-hari ini. Beberapa hari suara klakson aneh itu terdengar terus di telinga. Pagi siang malam suaranya tak kunjung reda. Kenapa yang hanya suara seperti itu saja bisa menggema ke berbagai sudut ruanganku, televisi radio dan dunia maya juga tak henti-hentinya mengeluarkan suara aneh itu. “Buku Conscientizacao Tujuan Pendidikan Paulo Freire ini   kelihatannya bagus   buat dibaca orang-orang latah itu agar sadar akan keberadaannya. Supaya tidak mudah ikut-ikutan budaya tranding , terseret arus yang enggak jelas yang terlihat bagaikan tidak memiliki p...