Langsung ke konten utama

Postingan

Dengan Berpuasa Mampu Meningkatkan Kesehatan Tubuh dan Meregenerasi Sel-Sel di Dalam Tubuh

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang akan selalu ditunggu-tunggu oleh setiap umat muslim di seluruh dunia, karena pada bulan inilah Allah SWT akan membukakan pintu rahmat, keberkahan, serta pengampunan yang selebar-lebarnya. Pada bulan ini seluruh umat muslim diwajibkan untuk berpuasa, sebagaimana yang tertuang pada rukun iman yang ke-4. Puasa merupakan suatu amalan ibadah yang dilakukan dengan menahan diri dari segala nafsu, seperti makan, minum, berzina ( berjima ’) yang dimulai dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari (maghrib) dengan syarat dan rukun tertentu. Puasa adalah sarana yang paling ampuh dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan seseorang, dimana hal tersebut harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dalam menjalaninya sehingga ia akan mendapatkan ketenangan hati dan jiwa. Selain mempunyai manfaat secara rohaniah, berpuasa juga akan memberikan manfaat secara fisik bagi tubuh kita.  Menurut Masludi, dokter yang berasal dari Indramayu Jawa Barat mengatakan bahwa dal...

Puisi Cerita Pagi Tadi

  Cerita Pagi Tadi Oleh : Sawiti Cahayu Sapaan sang mentari pagi ini menyeringai berseri Hingga tibalah sapaan mentari pada jendela kamar sang tuan Sang tuan bergegas berkaca pada siluetnya Sesaat ia tersadar, rona rupanya telah berbingkai semburat kelabu Alunan sang gembala kambing tak lagi menenangkan hatinya Tubuhnya sempoyongan lelah tak beralasan Sang mentari pagi telah pergi meninggalkan sang tuan Tibalah kegelapan, lenyap pula siluet pada angannya Bagaimana dengan tuanku? Ia termangu, bermahkota binar pada matanya Tangkup tangan menghiasi malamnya kala itu Pilu hatinya mengingat siluetnya pagi tadi Siluet penuh kejujuran, penuh dengan ambisi dan angan yang tinggi Sang tuan mamang membayangkan siluetnya dengan dirinya yang baru Hanya duduk dan diam malam itu, sambil menunggu sapaan sang mentari lagi dan lagi Sang siluet kini berkias bersamaan dengan sapaan sang mentari setiap paginya Sang tuan tak dapat lagi menggugat kejujuran siluetnya, sesalnya selalu menamparnya Sang tuan...

Puisi Ular Tubuhmu

  Ular Tubuhmu Oleh: Sandra Prilia A. Kala cinta hanya menjamah mata, Bara juang anak muda hanyalah di rongga dada. Katakan walau hanya sepatah ucapan yang belum sempat berjalan, sebab kakinya kini telah menjelma lata, Berontak pada angin yang membawa oktan keniscayaan Kepada kepala jati yang belum sempat tersemai Ular-ular tubuhmu kembali tercerai Bunga yang mekar, Kasihan bungaku, dibodohkan alam raya genggam Menelisik menggelitik tempurung dendam Berlari berbisik sang api kunjung padam Tubuhnya lunglai Ular-ular tubuhmu kembali tercerai Bangun kau muda, Kami tua istirahat kini Nestapa telah kami lalui tempo hari Duka telah kami rasai Dan pada dosa di tiap-tiap intonasi doa, Lebih baik dari masa kami kau bisa Dan kau tersenyum, Ular-ular tubuhmu kembali sedia kala.

Cerpen Rahasia Arjuna

  Rahasia Arjuna Karya : Nanda Amilia Siang itu, di bawah sinar matahari yang sangat terik, aku berdiri di pinggir jalan menunggu angkutan umum yang sangat lama tidak melintasi jalanan. Setelah menunggu berjam-jam, tiba-tiba HP ku berdering menandakan terdapat pesan baru dari whatsapp . Kulihat notifikasi layar HPku, ternyata dari nomor yang tidak kukenal. Sembari mencari tempat untuk berteduh,  dalam hatiku terbesit pertanyaan "Siapa yaa kira-kira? kubalas nanti atau sekarang ya?? Ahh sudahlah biarkan, nanti saja saat sampai rumah aku balas, lagian baterai HPku sudah hampir lowbat ”.  Tak lama kemudian, terdengar suara “Tetttt-Tetttttt... Tetttt-Tetttttt.... Mbak Himalaya-Cikasi-Cimpedak ikut ngak?”, tanya kernet angkot yang menawariku”. “Iyaa Pak, arah Himalaya yaaa”, jawabku sembari bergegas menaiki angkutan umum itu.   *** Malam ini aku memutuskan untuk berdiam diri di kamar tercintaku saja. Aku memutuskan untuk sekedar bersantai-santai dan bermain HP sepert...

Bagaimana mimpimu?indahkah?

Jalur SNMPTN UM. UM, universitas mahasantuy katanya.  Nyatanya, UM terkenal dengan sejuta keelokannya serta lulusan yang kompeten. Menjadikan UM sebagai salah satu kampus yang didambakan setiap generasi muda. Tak khayal banyak calon mahasiswa baru yang ingin menimba ilmu di kampus yang dulunya dikenal sebagai IKIP Malang. Sudah selayaknya bagi mahasiswa baru bersyukur atas diterimanya di kampus ini. Tapi alangkah baiknya kita sebagai mahasiswa harus lebih kritis. Namanya juga mahasiswa. Beda dengan siswa. Apalagi maba yang pikirannya masih jernih. Maka dari itu harus selektif dalam berbagai hal. Akhir-akhir ini banyak bermunculan grup whatsaap yang mengatasnamakan Diskusi Maba UM.  Namun, berisi oknum yang tidak bertanggung jawab. Mulanya mereka memberikan informasi mengenai daftar ulang dan segala tetek bengeknya. Tanpa disangka mereka juga memiliki maksud terselubung. Maka dari itu BEM BEM fakultas mengeluarkan woro-woro agar tidak sembarang masuk grup diskusi whatsaap...

UM BERGERAK

Perkuliahan online tak semudah apa yang kita pikirkan. Mungkin dibenak kita bisa santuy kuliah sambil makan, rebahan, dan aktivitas santai lainnya. Alhasil perkuliahan online juga memiliki banyak lubang. Salah satunya yakni kendala kuota. Tak sedikit kuota yang digunakan untuk perkuliahan online ini. Banyak keluhan mahasiswa yang terdengar. Berbagai upayapun dilakukan. Salah satunya yakni DPM UM melakukan rekap aspirasi mahasiswa. "Kami memberikan link kepada mahasiswa mengenai aspirasi yang akan mereka sampaikan" ungkap salah satu anggota komisi satu DPM UM 2020. Mereka pun langsung melanjutkan aspirasi tersebut kepada wakil rektor 3. Sehingga diperoleh keputusan  UM memberikan subsidi kuota sebesar 30GB(20 GB di bulan April dan 10 GB di bulan Mei) Untuk aspek sipejar dan siakad masih belum menemukan titik terang mengenai penambahan memori baru Untuk kegiatan ormawa  yang melibatkan massa sementara ditunda dan mengikuti protokol yang ada Penulis: Nur Fitriya

SULURAN TANGAN UM

Covid 19 - Pandemi yang mengancam kesejahteraan masyarakat RI. Penyebarannya pun sudah mencapai penjuru negeri, terutama di Kota Malang yang merupakan kota besar kedua di Jawa Timur. Hal ini mengakibatkan berbagai aktivitas terhenti. Salah satunya civitas akademika UM tidak dapat melaksanakan perkuliahan tatap muka dan terpaksa melaksanakan kuliah daring atau online. Dampak lain yang tak kalah penting ialah sebagian besar mahasiswa hengkang dari kandang singa, kembali ke kampung halaman masing2 yang menimbulkan tidak efektifnya masa perkuliahan. Terbukti, dengan keaktifan mahasiswa dalam kuliah daring yang dipertanyakan.   Mahasiswa yang memilih menetap di Malangpun merasakan berbagai kesulitan. Terutama mahasiswa semester akhir yang diambang kebingungan. Maka dari itu pihak UM memberi donasi kepada mereka yang tetap berada di Malang dengan membagikan berbagai bahan makanan maupun masker. Penulis Nur Fitriya Penyunting :Amina Divina